batik kawung
batik kawung
Motif batik Kawung awalnya hanya dipergunakan untuk kalangan kerajaan atau keraton sejak ditemukan pada pemerintahan Kesultanan Mataram di abad ke-13. Salah satu kain batik Solo yang terkenal di Yogyakarta ini disebut sebagai batik Kawung karena bentuknya yang bulat cenderung lonjong seperti buah kolang-kaling (kawung).
Selain berbentuk buah kolang-kaling, batik Kawung juga bermakna bunga teratai yang memiliki 4 lembar daun merekah. Bagi orang Jawa, makna bunga teratai pada batik Kawung berarti lambang kesucian atau umur panjang.
belakangan ini batik kawung dikombinasikan dengan sebuah sepatu lokal yang cukup ternama yaitu ventela. sepatu ini merupakan bentuk kerjasama antara produsen sepatu ventela dengan kaesang pangarep yang merupakan putra dari presden jokowi.
hasil penjualan sepatu ini akan diberikan kepada orang orang yang membutuhkan dengan berupa sebuah paket ayam goreng olahan milik kaesang
berikut nampak sepatu yang dikombinasi dengan batik kawung tersebut
Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, menjalin kolaborasi dengan dua pihak untuk memproduksi sebuah sneaker. Melalui bisnis rumah makan ayam miliknya, Yang Ayam, ia bekerja sama dengan merek sepatu lokal Ventela dan rumah desain custom Nevertoolavish untuk menghasilkan sepatu Ventela Sang Sekerta Lohita. Kabar kolaborasi ini pun dimuat di akun Instagram ketiga pihak yang terlibat. "Untuk memperingati Hari Batik Nasional, kami Ventela, Nevertoolavish dan Yang Ayam dengan bangga memperkenalkan sebuah karya yang tercipta dari tangan terbaik putra- putri bangsa Indonesia, inilah dia Ventela Sang Sekerta
sumber kompas.com
Komentar
Posting Komentar